Memutuskan untuk Bekerja di Swasta

Teman-teman budiman,

Saya aktif di kegiatan senat mahasiswa sejak saya mahasiswa terhitung dari tahun 2012-2014. Sebagai seorang aktivis (begitu sebutannya), ekspektasi yang tinggi dari orang banyak ketika lulus nanti dia dapat berbuat banyak, tidak hanya untuk dirinya tapi untuk khalayak umum yang lebih luas.

Beberapa memilih jalannya dengan berkuliah lagi menimba ilmu di luar negeri. Salah satu keputusan yang tidak populer adalah memilih untuk bekerja, apalagi di kantor swasta. Seperti saat ini, saya bekerja di salah Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta. Tugas saya sehari-hari adalah meng-audit laporan keuangan perusahaan. Beberapa melabeli pekerjaan ini sebagai budak perusahaan, semut-semut korporat, atau lebih jahat lagi alat-alat pemodal.

Untuk itu, saya ingin memperjelas sedikit alasan saya.

Saya lulus dari jurusan Akuntansi. Ilmu Akuntansi adalah ilmu yang membutuhkan pengalaman profesional, tidak hanya teori semata. Pekerjaan auditor mencakup pemahaman tentang auditing sekaligus accounting. Karena auditing tidak dapat dilakukan jika tidak ada pemahaman accounting yang proper. Auditing juga mencakup pemahaman mengenai kontrol internal sebuah entitas dari berbagai siklus transaksi yang dimilikinya. Sebagai tambahan, auditor diharuskan untuk meng-update pengetahuannya tentang berbagai regulasi, dari peraturan perpajakan, standar akuntansi, peraturan OJK, Bank Indonesia, dan perekonomian secara umum.

Ketiga kunci ilmu diatas dapat digunakan dimana saja, baik skala kecil hingga besar, dari entitas swasta hingga pemerintahan. Saya memiliki rencana jangka panjang untuk terjun ke lembaga pelayanan publik, akan tetapi saya membutuhkan modal, dalam berbagai bentuk, baik modal finansial, relasi dan jaringan, ilmu & pengetahuan, dan pengalaman.

Saya percaya lembaga pelayanan publik adalah lembaga yang bukan main-main, termasuk kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan disana seperti apa. Ketika saya memilih untuk bekerja di kantor swasta, percayalah saya sementara membangun kredibilitas diri. Kemapanan diri yang dibutuhkan untuk siap terjun ke lingkungan yang akan memberi dampak yang lebih luas kepada masyarakat.

 

I do believe that everything I do from here, will be in service of my long term goals. 

Depok, 16 Mei 2016.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s