Belajar untuk Bersyukur

Entah kenapa saya suka membayangkan jika mendengar cerita kawan-kawanku, tentang kurang puasnya mereka dengan keadaan sekarang. Gaji kerja khususnya.Mungkin dalam hitungan matematis, effort yang mereka berikan tidak sesuai dengan kompensasi yang diterima.

Bagi saya itu masalah ketenangan hati. Mungkin hati kita kurang bersyukur. Kita kurang bermunajat, rezeki kadang tidak hanya materiil yang kita peroleh, terkadang dia dapat berupa ilmu pengetahuan dan keahlian kita yang makin meningkat. Relasi dan jaringan kerja yang kita bangun, sesekali waktu luang yang kita miliki.

Belajar untuk bersyukur bagi saya akan menuntun ke jalan yang mudah. Karena di dalam syukur, ada kesabaran yang mengendap. Kesabaran pada umumnya berbuah rezeki.

Terima kasih

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s